Berdasarkan infografis 14 Faktor yang Mempengaruhi Naiknya Desil Masyarakat (berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional / DTSEN), berikut adalah rincian indikatornya:
14 Indikator Penyebab Kenaikan Desil
-
Memiliki Kredit/Pinjaman Bank
Adanya transaksi kredit atau pinjaman aktif di bank.
-
Memiliki Cicilan Kendaraan Bermotor
Memiliki fasilitas kredit atau cicilan kendaraan bermotor.
-
Memiliki Emas atau Aset yang Digadaikan
Memiliki aset berupa emas atau barang berharga lain yang sedang dalam status digadaikan.
-
Memiliki Pinjaman Online / PayLater / Mekaar
Terdaftar menggunakan pinjaman online (pinjol), layanan PayLater, atau bantuan modal usaha Mekaar secara aktif.
-
Memiliki Tabungan dengan Saldo Tertentu
Memiliki simpanan dana di bank dengan jumlah saldo nominal tertentu.
-
Ada Aktivitas Transaksi Judi Online / Game Berbayar
Terdeteksi adanya aktivitas transaksi keuangan untuk judi online atau game berbayar dalam keluarga.
-
Memiliki Sertifikat Tanah
Memiliki bukti kepemilikan aset tanah berupa sertifikat resmi.
-
Memiliki Mobil atau Lebih dari Satu Sepeda Motor
Kepemilikan aset transportasi berupa mobil atau memiliki lebih dari 1 unit sepeda motor dalam satu keluarga.
-
Memiliki Rumah Permanen
Kondisi fisik tempat tinggal sudah berupa bangunan permanen (berdinding tembok dan berlantai keramik).
-
Pendapatan di Atas UMK
Total pendapatan/penghasilan keluarga berada di atas Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).
-
Ada Anggota Keluarga ASN / PNS / PPPK
Terdapat anggota keluarga dalam satu KK yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN, PNS, atau PPPK).
-
Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan
Anggota keluarga terdaftar aktif sebagai peserta program BPJS Ketenagakerjaan (menunjukkan adanya ikatan kerja formal).
-
Daya Listrik Rumah Relatif Tinggi
Penggunaan kapasitas daya listrik rumah tangga berada pada kategori relatif tinggi ($\ge 1.300\text{ VA}$).
-
Pekerjaan Keluarga Menunjukkan Kemampuan Ekonomi Lebih Baik
Pekerjaan utama anggota keluarga mencerminkan tingkat ekonomi yang lebih stabil (misalnya karyawan swasta, wiraswasta, profesional, dll.).
Catatan:
Semakin banyak indikator di atas yang terpenuhi oleh suatu keluarga, maka semakin besar kemungkinan nilai desil kesejahteraannya meningkat (yang berpotensi membuat keluarga tersebut dianggap sudah mampu dan tidak lagi masuk kriteria penerima bantuan sosial).